Tahapan Piramida Belajar untuk Mengoptimalkan Kemampuan Belajar Ananda

Berikut ini adalah piramida 4 level sensori integrase yang harus dikuasai oleh ananda yang akan berkaitan dengan aspek tumbuh kembang lainnya. Karena input sensori menyatu dengan kehidupannya sehari – hari.

Dari sistem sensori dan motorik ini akan mengembangkan keterampilan penting untuk aktivitas sehari-hari anak dan mendorong perkembangan bahasa, berkomunikasi, keterampilan berinteraksi sosial, kontrol emosi, perilaku, kemandirian, kemampuan kognitif, dan keterampilan memecahkan masalah.

Berikut adalah aktifitas yang bisa dilakukan untuk menstimulasi sensori motorik:

  • Taktil / perabaan

Taktil atau perabaan ini bisa distimulasi dengan kegiatan menginjak tekstur seperti rumput, batu, pasir, tanah, lumpur. Selain itu ananda juga bisa memegang berbagai tekstul yang lunak seperti sline, play dough atau benda kasar. Mengelus binatang peliharaan juga bisa menjadi media stimulasi area ini.

  • Vestibular /Keseimbangan

Area sensori ini bisa di stimulasi dengan kegiatan naik ayunan dengan gerakan kedepan dan kebelakang, naik tangga, berputar, melompat, jongkok dan berdiri satu kaki.

  • Proprioseptif

Ini kaitannya dengan gerak dan kekuatan  tangan dan kakiseperi  melempar bola ke keranjang, menendang bola ke gawang, memanggil teman dengan cara menyentuh

  • Olfaktori /penciuman

Stimulasi yang perlu diberikan antara lain adalah mencium berbagai aroma, seperti aroma parfum, buah – buahan, aroma busuk dari sampah juga perlu di stimulasi.

  • Visual /penglihatan

Sensori ini berkaitan dengan penerimaan cahaya. Ananda bisa dibawa ke berbagai tempat pencahayaan yang terang, gelap, remang. Bisa juga diberikan dengan berbagai warna seperti lampu berwarna merah, kuning, hijau

  • Auditori / pendengaran

Latih ananda untuk mendengar berbagai suara yang ada di lingkungan sekitarnya seperti suara klakson, blender, vacuum cleaner, dll

  • Gustatory/ pengecapan

Memberi kesempatan untuk untuk mencoba berbagai rasa seperti manis, pait, manis, asam, pedas, dll.

Jika pondasi pada area sensori system ini sudah matang, maka pasti akan berpengaruh pada area di atasnya. Yuuk Ayah Bunda kita cek apakah perkembangan sensori motoric ananda sudah terstimulasi dengan optimal atau belum, jika belum jangan ragu untuk lakukan susur benah agar ananda dapat mengoptimalkan potensi kognitifnya.

Sumber:

https://www.youtube.com/watch?v=mcDFau2CO4Y

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Join our news letter
× Hubungi kami