Senin–Sabtu 09.00–17.00  |  Layanan Rawat Inap Tersedia 24 Jam

Terapi TMS (Transcranial Magnetic Stimulation)

Prosedur stimulasi otak non-invasif yang aman dan disetujui secara medis untuk mendukung pemulihan kondisi kesehatan mental, terutama saat respons terhadap pengobatan konvensional belum optimal.

Pelajari Cara Kerjanya

Bagaimana TMS Bekerja?

Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) adalah terapi fisik yang menggunakan medan magnet singkat (mirip dengan mesin MRI) untuk merangsang sel-sel saraf di area otak tertentu.

Pada kondisi seperti depresi, area otak yang mengatur suasana hati (mood) sering kali kurang aktif. TMS bertujuan untuk “membangunkan” area tersebut, memperbaiki komunikasi antar sel saraf, dan pada akhirnya mengurangi gejala klinis.

  • Tanpa Sayatan & Tanpa Bius (Non-Invasif)

    Pasien tetap sadar sepenuhnya selama prosedur berlangsung dan dapat langsung beraktivitas normal setelahnya.

  • Alternatif atau Pendamping Obat

    Sering direkomendasikan bagi pasien yang mengalami efek samping berat dari obat-obatan (antidepresan) atau tidak menunjukkan kemajuan berarti (Treatment-Resistant).

Prosedur Terapi TMS di Klinik Talenta Center

Untuk Siapa Terapi TMS Direkomendasikan?

Terapi TMS diberikan berdasarkan resep dan penilaian klinis dari Psikiater atau Dokter Spesialis Saraf untuk menangani kondisi berikut:

Depresi Mayor (MDD)

Indikasi utama TMS yang paling umum dan diakui secara global, khususnya bagi pasien yang tidak merespons baik terhadap antidepresan oral.

Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)

Digunakan sebagai intervensi tambahan untuk membantu meredakan siklus pikiran obsesif dan perilaku kompulsif yang mengganggu.

Gangguan Kecemasan (Anxiety)

Menstimulasi area otak yang terkait dengan regulasi rasa takut dan cemas, membantu pasien merasa lebih tenang sebagai pendukung psikoterapi.

Pendukung Kondisi Tumbuh Kembang

Pada kasus tertentu dengan rekomendasi dokter, TMS digunakan sebagai terapi penunjang untuk anak/remaja dengan ADHD atau ASD guna membantu fokus.

Tahapan Menjalani Terapi TMS

Prosedur dilakukan secara sistematis demi keamanan dan efektivitas optimal pasien.

1

Asesmen Klinis

Wawancara dengan dokter spesialis untuk menilai riwayat medis dan memastikan TMS adalah pilihan yang aman bagi pasien.

2

Brain Mapping (Opsional)

Dalam beberapa kasus, pemeriksaan QEEG dilakukan terlebih dahulu untuk memetakan area otak secara spesifik sebagai target stimulasi.

3

Sesi Terapi

Pasien duduk santai di kursi khusus. Kumparan magnetik ditempatkan di kepala. Sesi berlangsung sekitar 20-40 menit.

4

Evaluasi Berkala

Terapi TMS umumnya memerlukan beberapa sesi (rutin) dalam beberapa minggu. Kemajuan pasien akan dievaluasi secara berkala.

Pertanyaan Umum Seputar TMS

Kami memahami Anda mungkin memiliki kekhawatiran. Berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan.

Apakah terapi TMS menyakitkan?

TMS sama sekali tidak menyakitkan dan tidak menggunakan jarum atau sayatan (non-invasif). Anda hanya akan merasakan sensasi ketukan ringan di kulit kepala dan mendengar bunyi klik dari mesin (mirip mesin MRI). Pasien tetap sadar dan bisa membaca atau mendengarkan musik selama terapi.

Apakah TMS sama dengan ECT (Terapi Kejut Listrik)?

Sangat berbeda. ECT (Electroconvulsive Therapy) menggunakan arus listrik langsung untuk memicu kejang terapeutik, mengharuskan pasien dibius total, dan sering menimbulkan efek samping memori. TMS menggunakan gelombang magnetik yang difokuskan, tidak memerlukan bius, tidak memicu kejang, dan tidak merusak memori.

Apa saja kemungkinan efek sampingnya?

Efek samping TMS sangat ringan dan sementara. Beberapa pasien mungkin merasakan sakit kepala ringan atau rasa tidak nyaman di kulit kepala pada area stimulasi (umumnya hanya terjadi pada 1-2 sesi pertama). Efek ini akan cepat hilang setelah sesi selesai.

Siapa yang TIDAK BOLEH menjalani TMS?

TMS tidak disarankan bagi individu yang memiliki implan logam atau alat elektronik non-removable di dalam atau di sekitar kepala (seperti pelat logam, klip aneurisma, atau alat pacu jantung). Pasien dengan riwayat kejang (epilepsi) harus berkonsultasi secara mendalam dengan dokter sebelum mempertimbangkan TMS.

Tim Dokter & Spesialis Kami

Prosedur TMS diawasi secara langsung oleh psikiater dan tim medis bersertifikasi untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi.

Belum ada jadwal dokter untuk layanan ini.

Pilih Jadwal Praktik:
Lihat Profil Lengkap

Diskusikan Rencana Pemulihan Anda

Terapi TMS tersedia di Klinik Talenta Center setelah melalui proses evaluasi awal. Jangan ragu untuk menghubungi admin kami untuk mengatur jadwal konsultasi dengan dokter spesialis guna menentukan apakah TMS adalah langkah yang tepat untuk Anda.

Hubungi Kami!