Terapi Neurofeedback
Latih otak Anda untuk berfungsi lebih optimal. Terapi inovatif tanpa obat yang menggunakan umpan balik visual dan audio secara real-time untuk membantu Anda mengatur gelombang otak secara mandiri.
Pelajari Cara KerjanyaBagaimana Neurofeedback Bekerja?
Neurofeedback (juga dikenal sebagai EEG Biofeedback) adalah proses pelatihan otak yang interaktif. Sensor diletakkan pada kulit kepala untuk memantau gelombang otak Anda, yang kemudian dihubungkan ke program komputer interaktif berupa animasi, *game*, atau video.
Ketika otak Anda menghasilkan pola gelombang yang positif dan diinginkan (misalnya gelombang yang membuat Anda lebih fokus atau rileks), layar akan memberikan respons positif (“reward”), seperti mobil di dalam *game* melaju lebih cepat atau layar film menjadi lebih terang. Seiring waktu, otak akan “belajar” dan memperkuat pola sehat tersebut.
-
100% Alami & Non-Invasif
Tidak menggunakan obat-obatan dan tidak memberikan aliran listrik ke otak. Terapi ini murni proses pembelajaran bagi otak Anda (neuroplastisitas).
-
Menyenangkan bagi Anak & Dewasa
Pasien hanya perlu duduk santai sambil menonton film favorit atau berinteraksi dengan animasi, membuat terapi ini sangat diminati anak-anak.

Kapan Neurofeedback Direkomendasikan?
Terapi ini terbukti efektif mengatasi berbagai tantangan psikologis dan neurologis dengan melatih area otak yang terkait langsung dengan masalah tersebut.
ADHD & Kurang Fokus
Melatih anak atau orang dewasa untuk meningkatkan gelombang otak cepat (Beta) guna mendukung konsentrasi dan mengurangi impulsivitas.
Kecemasan (Anxiety) & Stres
Membantu otak keluar dari mode ‘fight or flight’ secara berlebihan dengan mempromosikan gelombang Alpha yang menenangkan.
Gangguan Tidur (Insomnia)
Mengajarkan otak cara bertransisi dari keadaan aktif (terjaga) menuju kondisi rileks untuk memudahkan tidur dan meningkatkan kualitas tidur.
Peak Performance
Digunakan oleh atlet, eksekutif, dan pelajar untuk mengoptimalkan kinerja kognitif, kreativitas, dan kestabilan emosi saat di bawah tekanan.
Tahapan Menjalani Neurofeedback
Program disusun secara khusus sesuai dengan peta unik gelombang otak Anda.
Brain Mapping (QEEG)
Langkah pertama adalah pemetaan otak untuk menemukan area mana yang beroperasi di luar batas optimal, yang akan menjadi target terapi.
Penyusunan Protokol
Terapis klinis akan merancang protokol Neurofeedback yang dipersonalisasi, menentukan gelombang mana yang harus “dilatih” (ditingkatkan/diturunkan).
Sesi Pelatihan Otak
Pasien menjalani sesi rutin (biasanya 30-45 menit). Menggunakan sensor yang terhubung ke media visual untuk melatih otak secara interaktif.
Monitoring Kemajuan
Kemajuan dipantau berkala melalui pelaporan gejala klinis dan perbandingan peta otak (QEEG ulang) di tahap akhir terapi.
Pertanyaan Umum Seputar Neurofeedback
Simak informasi berikut mengenai proses dan ekspektasi hasil terapi neurofeedback.
Berapa banyak sesi yang dibutuhkan?
Karena Neurofeedback adalah sebuah proses pembelajaran, perubahannya membutuhkan waktu. Rata-rata pasien membutuhkan sekitar 20 hingga 40 sesi yang dilakukan 1-2 kali seminggu untuk membentuk pola gelombang otak baru yang stabil. Hasil akan bervariasi bergantung pada kompleksitas masalah klinis.
Apakah hasil dari terapi ini permanen?
Pada umumnya, ya. Mengubah pola gelombang otak melalui Neurofeedback mirip dengan belajar mengendarai sepeda. Setelah otak “mempelajari” keseimbangan yang baru, kemampuan tersebut akan terus dipertahankan bahkan setelah sesi terapi selesai.
Apakah ada efek sampingnya?
Efek samping Neurofeedback sangat minim. Hal yang paling umum dilaporkan hanyalah merasa sedikit lelah atau mengantuk setelah sesi berlangsung. Hal ini sangat wajar karena otak Anda baru saja “berolahraga” dengan mempelajari pola regulasi yang baru.
Apakah boleh dilakukan jika sedang mengonsumsi obat?
Boleh. Neurofeedback aman dilakukan bersamaan dengan pengobatan medis. Namun, Anda harus memberi tahu terapis tentang obat yang dikonsumsi. Seiring berjalannya terapi dan otak berfungsi lebih optimal, dokter Anda mungkin akan mengevaluasi atau menyesuaikan dosis obat tersebut.
Tim Profesional Kami
Protokol dan jalannya sesi Neurofeedback dievaluasi serta dipantau langsung oleh para psikolog dan terapis berpengalaman di bidangnya.
Sarita Candra Merida, M.Psi, Psikolog
Rika Fitriyana, M.Psi., Psikolog
Latih Otak Anda Menuju Potensi Terbaiknya
Ucapkan selamat tinggal pada masalah fokus, kecemasan, dan gangguan tidur tanpa bergantung sepenuhnya pada obat. Jadwalkan asesmen awal Anda untuk mengetahui bagaimana Neurofeedback dapat membantu.